Berbagai Macam Sarana Investasi yang Bisa Dilakukan

Berbagai Macam Sarana Investasi yang Bisa Dilakukan – Jangan pernah mempercayai uang Anda melainkan percayakanlah uang tersebut untuk berkembang. (Do not put trust on money but put your money on trust)

Jika Anda memiliki uang tentunya Anda berharap uang tersebut berkembang atau “beranak cucu” sehingga bertambah banyak. Untuk dapat memenuhi harapan ini, uang tersebut perlu “dikawinkan” dengan berbagai macam sarana investasi yang ada. Berikut ini adalah beberapa sarana investasi yang paling banyak dilirik orang. Dia bukan cuma “cantik” tetapi juga “seksi” sehingga sangat menggiurkan.

Berbagai Macam Sarana Investasi yang Bisa Dilakukan

Ada berbagai macam sarana Investasi yang bisa dilakukan di antaranya :

  1. Membuka Usaha
  2. Tabungan
  3. Deposito
  4. Valuta Asing
  5. Saham
  6. Emas
  7. Properti
  8. Obligasi
  9. Reksa Dana
  10. Investasi Lainnya

Berikut sedikit penjelasan tentang Investasi di saham

Berinvestasi dalam tabungan atau deposito jelas jauh lebih mudah dibandingkan investasi dalam bentuk saham. Begitu juga dengan valuta asing. Kalau dalam deposito atau tabungan, Anda cukup bersantai, rajin mengamati iklan suku bunga antar bank (kalau mau) dan memindahkan dana tersebut ke bank yang suku bunganya lebih tinggi, selanjutnya ongkang-ongkang kaki sementara nilai tabungan atau deposito Anda terus membumbung tinggi.

Sedangkan di valuta asing Anda cukup memilih di pihak mana Anda akan memposisikan diri, pihak pemerintah sebuah negara (mata uang lokal) atau spekulan (dollar AS). Di sini lawan Anda hanya satu. Namun dalam saham Anda tidak bisa berongkang-ongkang kaki layaknya di tabungan atau deposito.

Sebab dalam berinvestasi saham, Anda berhadapan dengan banyak investor yang tentunya mengharapkan keuntungan yang sama. Padahal kita tahu bahwa tidak semuanya akan mengalami keuntungan. Seperti bermain judi, ada yang untung pasti ada yang rugi. Dan untuk mendapatkan keuntungan ini tak jarang beberapa orang melakukan tindakan-tindakan yang bersifat manipulatif seperti menggoreng saham, cornering, short selling, churning, insider trading, dan sebagainya.

Setiap investor yang berinvestasi dalam saham, setiap hari, dari waktu ke waktu, mereka harus rajin memantau perkembangan terakhir kondisi emiten di mana mereka menginvestasikan uang dan mengamati pergerakan saham di bursa secara keseluruhan karena perkembangan kondisi emiten, baik positif maupun negatif, pasti berpengaruh pada harga saham yang diterbitkannya.

Jika perusahaan dalam laporan keuangannya menuliskan adanya laba bersih yang tinggi, kemudian hasil rapat umum pemegang saham menetapkan sebagian keuntungan tersebut akan dibagikan dalam bentuk deviden, maka sudah pasti secara otomatis harga saham tersebut akan melonjak tajam. Alasannya karena semua investor ingin kebagian deviden dengan memiliki saham tersebut. Di sinilah hukum permintaan dan penawaran terjadi.

Namun tidak selamanya kenaikan atau penurunan harga saham disebabkan oleh hukum permintaan dan penawaran. Perilaku atau “gerakan” para investor juga sering membuat sebuah saham berfluktuasi. Karena itu dalam bermain saham ada beberapa faktor dan teori yang harus dipahami dengan baik.

Demikian info tentang Berbagai Macam Sarana Investasi yang Bisa Dilakukan semoga bermanfaat.

Sumber: Membaca Saham, Ali Arifin

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Leave a Reply