Pandangan dalam Berinvestasi Saham

Pandangan dalam Berinvestasi Saham – Sebagian besar orang yang terjun dan menekuni dunia permainan saham memiliki mentalitas kaya mendadak. Artinya, dengan bermain saham mereka mengharapkan dapat memperoleh keuntungan yang luar biasa, dalam jumlah yang fantastis dan dalam tempo yang sekejap mungkin. Bagi mereka rate of return yang dijanjikan dunia perdagangan saham melebihi rate of return jenis sarana investasi lainnya.

pandangan dalam berinvestasi saham

Pola pemikiran seperti ini bukanlah hal yang mengada-ada sebab pergerakan harga saham sangatlah dinamis dan fluktuatif layaknya pergerakan valuta asing yang bisa naik maupun turun dalam hitungan detik. Valuta asing masih dapat dikenai kurs tetap, tetapi saham tidak.

Jika Anda bermain valas lalu ingin memborong US dollar dalam jumlah tertentu, kemudian mentransfernya ke luar negeri entah untuk tujuan apa, Anda akan dikenai beberapa pertanyaan yang bersifat interogatif dari BI (Bank Indonesia) yang jelas sangat merepotkan. Hal ini karena adanya kebijakan pemerintah untuk terus memonitor peredaran arus devisa; semacam reaksi atas trauma kelimpungan serangan krisis ekonomi dan moneter beberapa tahun yang lalu.

Namun dengan adanya dual listing arbitrate dalam dunia perdagangan saham, berapa pun nilai dollar yang ingin Anda transfer ke luar negeri, hal itu bukanlah masalah dan nobody knows. Jadi tak mengherankan bila semakin banyak orang yang “jatuh cinta” dan melirik dunia permainan saham ini begitu menyadari berbagai keistimewaannya.

Dengan adanya gerakan para investor, ditambah lagi dengan kinerja perusahaan yang menerbitkannya, harga sebuah saham akan menjadi semakin seru dan menarik untuk diperjualbelikan. Sebuah infomasi (news) yang masuk dan beredar di lantai bursa akan mampu melambungkan atau bahkan merontokkan harga sebuah saham berkali-kali lipat.

Sifatnya yang begitu sensitif dan riskan terhadap news inilah yang menjadi alasan menggiurkan bagi mereka yang ahli dalam seni pemainan saham.

Nama-nama pialang dunia yang ternama, seperti George Soros ataupun Jim Roger, memiliki keahlian seperti ini. Setiap kali mereka (dengan Quantum Fund-nya) melakukan sebuah move maka akan ada jutaan dollar yang siap berpindah ke kantong mereka. Pengaruh mereka dalam perputaran uang, baik valas maupun saham, sangat besar sekali.

Jika mereka masuk ke suatu bursa maka indeks harga saham bursa tersebut akan terdongkrak naik, dan sebaliknya, jika mereka keluar dari pasar maka indeks harga akan jatuh dan kondisi ekonomi sebuah negeri bisa collapse. Sampai-sampai mereka dijuluki orang yang paling bertanggungjawab atas krisis keuangan dan ekonomi yang melanda kawasan Asia, terutama Asia Tenggara.

Meski permainan saham sangat menjanjikan, namun tidak semua orang yang terjun di dalamnya berhasil dan kemudian menjadi jutawan. Bahkan tidak sedikit yang gagal, bangkrut lalu berhutang ke sana kemari hingga ada yang menjadi kriminil buronan polisi. Kalau demikian efeknya, apa yang menjadi sebab yang membedakan seorang investor bakal sukses sementara yang lainnya gagal?

Tak ada jawaban yang pasti yang berlaku paten untuk setiap orang. Selain pengalaman dan karakteristik pribadi setiap investor, keberhasilan seseorang juga ditentukan oleh besamya dana yang ia miliki untuk berinvestasi, kepandaian membaca situasi (makro dan mikro) serta keberanian.

Demikian info tentang Pandangan dalam Berinvestasi Saham semoga bermanfaat.

Sumber: Membaca Saham, Ali Arifin

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Leave a Reply