Pertimbangan dalam Membuka Sebuah Usaha

Pertimbangan dalam Membuka Sebuah Usaha – Ada banyak hal yang perlu kita pikirkan dan pertimbangkan sebelum membuka sebuah usaha. Karena begitu Anda terjun tentunya Anda tidak berharap usaha tersebut macet atau bangkrut di tengah jalan.

Pertimbangan dalam Membuka Sebuah Usaha

Untuk mencapai keberhasilan tersebut, selain menentukan jenis usaha, lokasi usaha, sumber daya manusia dan modal, diperlukan juga beberapa pertimbangan mengenai apa yang sering disebut marketing mix :

  • STP (segmentasi, targeting dan positioning),
  • Analisis SWOT,
  • Prinsip AIDA+S,
  • Strategi penetapan harga,
  • Strategi penjualan dan masih banyak lagi.

Beberapa di antaranya akan diterangkan di bawah ini.

Analisis SWOT

Analisis ini diperlukan untuk menghitung atau mengukur kekuatan (strength), kelemahan (weakness), kesempatan (opportunity), dan ancaman (threat) suatu usaha. Karena di pasar bukan cuma kita saja yang menjual sebuah produk maka analisis SWOT diperlukan. Anda bisa menggunakan analisis SWOT ini sebagai semacam kaleideskop di akhir tahun untuk menilai kinerja perusahaan dalam jangka waktu sepanjang tahun yang telah dilewati.

Analisis yang tepat dan objektif mengenai perusahaan kita akan membuat kita lebih efektif memilih strategi yang tepat untuk masa yang akan datang.

  • Apa yang menjadi kekuatan perusahaan kita?
  • Apakah produknya bersifat monopoli, harganya lebih bersaing, apa sumber daya manusianya yang hebat, keadaan intern perusahaan yang bagus, atau lainnya?
  • Terus apa kelemahan perusahaan kita?
  • Apakah manajemennya, modalnya, lokasinya atau yang lainnya?
  • Pokoknya setiap kelemahan yang ditemukan dievaluasi dan diperbaiki.

Selanjutnya kesempatan adalah apakah perusahaan kita akan mampu berkembang di masa yang akan datang? Bagaimana dengan peraturan serta kebijakan pemerintah mengenai jenis usaha yang sedang kita jalankan? Apakah pasar telah jenuh dan pemain telah membludak, dan sebagainya?

Ancaman bukanlah para pesaing (competitor). Sering orang menganggap para pesaing adalah ancaman bagi usaha mereka. Jika ada orang membuka toko yang sama, mereka kuatir toko mereka akan kalah bersaing. Sebuah pola pemikiran yang sempit.

Kalau kita berpikir lebih jernih sebenarnya pesaing itu memberikan sebuah kesempatan, kesempatan untuk memperbaiki diri dan pelayanan. Kalau pesaing mampu, mengapa kita tidak? Hal-hal seperti inilah yang harus menjadi reflektor usaha kita.

Segala sesuatu yang bisa diantisipasi dengan strategi, sebenarnya hal itu bukanlah ancaman, termasuk di sini adalah para pesaing. Ancaman yang sebenarnya adalah segala sesuatu yang tidak bisa kita perbuat terhadapnya.

Misalnya peraturan pemerintah mengenai harga, dumping, kuota, proteksi, antimonopoli, dan sebagainya. Begitu pula dengan keadaan-keadaan sosial dan bencana alam seperti musim. Semuanya adalah ancaman karena terhadap semua itu kita tidak bisa berbuat apa-apa.

Prinsip AIDA + S

Prinsip AIDA + S dalam studi ilmu manajemen dan marketing adalah hendaknya apa yang kita lakukan atau terapkan terhadap semua segi usaha (produk, promosi, pendisplaian, penjualan, dsb) haruslah bisa menarik perhatian orang (Attention), menimbulkan minat (Interest) dan dorongan atau keinginan untuk datang mengetahui (Desire).

Setelah datang, mendengar, melihat dan merasakan, maka hendaknya calon konsumen itu terpengaruh untuk membeli (Action) dan yang terakhir adalah mereka puas (Satisfaction). Setelah puas maka mereka akan terus datang kembali membelanjakan uangnya yang pada akhimya mereka menjadi lifetime customer (pelanggan seumur hidup).

Demikian info tentangĀ Pertimbangan dalam Membuka Sebuah Usaha semoga bermanfaat.

Sumber: Membaca Saham, Ali Arifin

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Leave a Reply