komunitas sb1m

Prinsip Investasi dan Teori Portofolio

Prinsip Investasi dan Teori Portofolio – Hanya ada dua tujuan yang sebenarnya dalam setiap bentuk investasi Pertama, bagaimana caranya meningkatkan keuntungan dan yang kedua bagaimana caranya menurunkan biaya.

Prinsip Investasi dan Teori Portofolio

Katakanlah saat ini Anda memiliki uang sebesar lima ratus juta rupiah. Kira-kira apa yang akan Anda lakukan dengan uang sebanyak itu? Barangkali uang tersebut akan Anda belanjakan untuk kebutuhan hidup sehari-hari sambil mentraktir beberapa rekan dekat makan-makan sepuasnya di restoran Chinesefood.

Sebagian lagi mungkin akan dibelanjakan untuk asset-asset berharga seperti mobil, rumah, perhiasan, handphone dan sebagian lagi mungkin akan Anda simpan di bank entah dalam bentuk tabungan atau deposito. Jika ternyata masih ada sisa, mungkin akan Anda pergunakan sebagai modal untuk membuka usaha.

Tahukah Anda sebenarnya apa yang telah Anda lakukan di atas dengan membagi uang tersebut dalam berbagai bentuk kepentingan adalah bentuk dasar dari sebuah teori portofolio ? Cuma di sini Anda tidak terlalu mengharapkan adanya keuntungan (rate of return) dan tidak memikirkan prinsip memaksimalkan nilai atau meminimalkan risiko.

Bagi Anda, dengan adanya alokasi dana yang sedemikian, Anda merasa telah berbuat maksimal dan kepuasan hidup Anda telah terjamin. Pola pemikiran banyak orang yang sangat sederhana, konvensional dan tidaklah salah.

Pasukan Synergy

Prinsip Investasi

Ada beberapa prinsip yang sangat mendasar yang patut diketahui dan dipertimbangkan ketika hendak melakukan sebuah investasi. Baik itu investasi dalam saham, tabungan, obligasi maupun membuka usaha. Prinsip-prinsip investasi tersebut yaitu :

  • Keterlibatan Pribadi dan Modal yang Diperlukan
  • Tingkat Pengembalian Hasil
  • Jenis Risiko Investasi
  • Tingkat Inflasi
  • Jangka Waktu Pengembalian
  • Tingkat Likuiditas

Teori Portofolio

Don’t put all your eggs in one basket. Jangan pernah menempatkan seluruh dana yang kita miliki ke dalam satu jenis investasi. Hal ini untuk mencegah agar kita tidak mengalami kerugian besar jika ternyata investasi tersebut gagal. Pecah-pecahkanlah dana tersebut ke dalam berbagai jenis investasi, misalnya 50% untuk membuka usaha, 30% untuk bermain saham dan sisanya 20% untuk deposito. Kalau ternyata usaha tersebut gagal toh masih ada deposito dan saham.

Prinsip portofolio, selain untuk menghindari (meminimalkan) risiko, juga untuk memaksimalkan hasil. Sebab tidak pada semua jenis investasi keuntungannya akan meningkat bilamana kita menambahkan modal. Lebih baik modal tersebut kita investasikan ke jenis investasi lainnya.

Contohnya begini: Anda membuka bengkel mobil di lingkungan kompleks perumahan dan menghabiskan modal Rp 100 juta. Kompleks tersebut hanya memiliki 40 unit mobil yang adalah customer setia Anda. Anda tidak bisa berharap dengan menyuntikkan tambahan dana Rp 100 juta lagi maka penghasilan (omset) Anda akan naik karena jumlah mobil yang ada tidak bertambah, yakni tetap 40 unit. Lebih baik uang tersebut diinvestasikan ke investasi lain.

Dalam dunia perdagangan saham juga demikian. Jangan menggunakan seluruh uang yang Anda miliki untuk membeli satu jenis saham. Belilah berbagai jenis saham untuk memaksimalkan hasil atau meminimalkan risiko. Para manajer investasi dikenal sangat ahli dalam hal ini karena mereka telah dididik dan dilatih untuk pekerjaan seperti itu.

Selain itu mereka sangat dekat dengan sumber informasi dan mereka mengetahui semua informasi mengenai berbagai jenis bentuk investasi. Katakanlah saham, obligasi, dana pensiun, reksadana, asuransi, dan sebagainya. Selain itu mereka sangat selektif dan berhati-hati dengan investasi yang mereka kelola.

Pasukan Synergy

Demikian info tentang Prinsip Investasi dan Teori Portofolio semoga bermanfaat.

Sumber: Membaca Saham, Ali Arifin

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

Komunitas SB1M
loading...
Hosting Berkualitas

Leave a Reply