komunitas sb1m

Tingkat Likuiditas dari Investasi

Tingkat Likuiditas dari Investasi – Dalam berinvestasi terkadang investor memperhitungkan juga tingkat likuiditas dari investasi yang mereka tanamkan. Semakin likuid maka semakin baik. Alasannya, dalam dunia yang tidak menentu dan kondisi sosial politik negara yang labil, segala sesuatu yang paling buruk dapat terjadi. Kita juga tidak tahu kapan ketegangan politik itu berakhir atau bakal memuncak.

Tingkat Likuiditas dari Investasi

Tidak heran para investor akan melihat dulu keadaan politik dan keamanan sebuah negeri sebelum menanamkan modal mereka di negeri tersebut. Karena itu, seperti yang kita baca di media massa, di mana para analis ekonomi mengharapkan elite politik untuk tidak mengeluarkan pernyataan yang negatif (yang tidak kondusif bagi perekonomian). Memang antara politik dan ekonomi adalah saudara dekat yang sulit dipisahkan.

Aksi chaos seperti tragedi Mei 1998 yang lalu, yang disertai penjarahan, pemerkosaan, pembakaran dan segala tindakan anarkhi lainnya, bukan saja mematikan sendi-sendi perekonomian, melainkan juga membuat orang menjadi takut akan jaminan kepastian yang ada. Orang-orang berusaha menghindar dari aksi massa dengan mengunci rumah dengan timbunan makanan yang banyak, keluar kota, bahkan ke luar negeri.

Pasukan Synergy

Semua toko dan perkantoran tutup. Bank-bank tidak beroperasi, begitu juga jaringan ATM yang ada. Uang pun rasanya seperti tidak ada nilai pada saat seperti itu, padahal uang adalah asset paling likuid. Masyarakat lebih percaya akan dollar dibandingkan rupiah karena dollar diterima di semua negara. Jika uang saja sulit untuk dipergunakan, bagaimana dengan investasi lainnya yang tingkat likuiditasnya lebih rendah?

Likuiditas dapat diartikan sebagai tingkat kecepatan sebuah sarana investasi (asset) untuk dicairkan menjadi dana cash (uang) atau ditukar dengan sesuatu nilai. Uang kontan tingkat likuiditasnya paling tinggi karena diterima semua orang dan dapat ditukar dengan sesuatu di mana saja, saat itu juga.

Tabungan tentu lebih likuid dari deposito karena tabungan bisa dicairkan saat itu juga, dibandingkan deposito yang membutuhkan waktu lebih lama. Deposito tentu lebih likuid dibandingkan dengan saham karena saham perlu waktu settlement (T+4). Begitu seterusnya.

Likuiditas dipertimbangkan untuk menghindar dari risiko-risiko fatal seperti bencana alam, kudeta, perang saudara, aksi massa, dan sebagainya. Semakin likuid investasi Anda maka semakin cepat bagi Anda untuk mencairkannya dan mentransfernya ke luar negeri. Investasi Anda akan tetap aman.

Pasukan Synergy

Meskipun saham cukup likuid, namun jika Anda menggunakan jasa pialang, usahakan untuk memilih pialang yang likuiditasnya tinggi. Artinya, jika Anda membutuhkan uang dan ingin melepas saham tersebut, Anda tidak perlu menempuh jalur birokrasi yang panjang, lama, dengan persyaratan macam-macam dan kelihatannya dibuat-buat.

Demikian info tentang Tingkat Likuiditas dari Investasi semoga bermanfaat.

Sumber: Membaca Saham, Ali Arifin

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

Komunitas SB1M
loading...
Hosting Berkualitas

Leave a Reply